“Sudah tidak apa-apa…” kataku tersenyum, lalu aku bilang ke bulenya, “Ma’af, ini pacar saya. Bokep montok “Kok kamu tidak bilang kalau ada orang sih…” wajahnya merah karena malu. “Saya suka sekali wanita Indonesia…” desah Chal. Sementara aku menyetir terus dan dapat melihat melalui spion atas kelakuan mereka berdua di belakang.“Kamu lihat ini dan pegang saja!” kata Chal. “Ahhh kamuu…” Gina tersenyum keenakan dan mata memerah. Gina terpaku melihat batang kemaluan Chal di samping tangannya. Sambil jalan kami membicarakan masalah hubungan badan, dia protes karena kondisiku yang tidak berubah. Dadanya montok, bentuknya bulat penuh dengan puting berwarna merah jambu. Sementara Gina masih kaget sedikit tapi melihat bule itu ganteng (katanya) dia perlahan protes, “Aku kan malu…” katanya. Gila kali…” kata Gina tersenyum. Sementara batang kemaluanku sendiri sudah kukeluarkan sejak tadi dan perlahan kukocok sendiri, “Sialan”, makiku dalam hati, cemburu tapi enak juga aku melihatnya serasa menonton film BF beneran di depan mata lagi.




















