Dan mengomeliku karena tidak pernah menghubungiku lagi sejak perpisahanku dengan Enni. Bokepindo gini..” Nia tertawa melihat kegugupanku. Bangsat hina! “Ray, jadi inget waktu dulu.” Aku pun teringat. uhh.. Nia mencondongkan kepalanya. Gila, aku tahu kamu protes atas ucapanku, hahahaha. “Sayanghh..” Nia membalas ciumanku. “Ah? “Iya deh, jangan pulang malam-malam okay.”
“Yop.”Kuletakkan gagang telpon ketempatnya semula, mengambil celanaku dan berpakaian. Setelah tamat, ia kembali ke Surabaya dan bekerja di sebuah bank swasta yang namanya cukup kondang di Indonesia.Ceritanya sangat panjang (dan siapapun takkan mau mendengarnya, membosankan), namun yang kutahu saat itu aku butuh teman untuk bicara, untuk.. “Ray.. Nia mengangkat kepalanya dan memandang ke bawah. Setelah tamat, ia kembali ke Surabaya dan bekerja di sebuah bank swasta yang namanya cukup kondang di Indonesia.Ceritanya sangat panjang (dan siapapun takkan mau mendengarnya, membosankan), namun yang kutahu saat itu aku butuh teman untuk bicara, untuk..




















