Entah rasa sayang atau sekedar untuk menetralisir hatinya, aku usap air matanya dengan jariku. Bokep crot Semua yang dilakukannya adalah keindahan seorang perempuan, seorang ibu.Setelah selesai, sejenak bu Miranti hanya berdiri, melihat jam didinding lalu menatapku dengan mata yang kosong. Tapi aku merasakan kedamaian yang luar biasa. Aku terkejut. Aku makin bergelinjang, melayang-layang nikmat. Senyumnya, dada, pinggang, sampai kepinggulnya suka membuatku susah tidur dan ba ru lega jika aku beronani membayang kan bersetubuh dengannya. Ibu sayang pada kalian”Ucap Bu Miranti sambil memegang jari tanganku. Buku Nick Carter yang sedari tadi membuat kontolku ngaceng kugeletakan dimeja. Suaminya tahu tapi seperti sengaja membiarkannya memikir, menghadapi dan menyelesaikannya sendiri.Menerima keadaan.Entah karena kesepian, butuh orang sebagai tumpahan hatinya yang kesal dan rasa disia-siakan. Aku kian gelisah. Gila.Kami terus mengalir tanpa halangan yang berarti. Begitu seterusnya naik turun sambil melihat reaksi Bu Miranti.“Akkhhh…….Akkkhhhhh…….Akkkhhhhhhhh…Enggh hh” Bu Miranti terus merintih nikmat, tangannya mencari tangan kananku, meremas-remas jariku lalu membawanya keteteknya.




















