Tanganku merayap ke bawah dan membelai lubang kemaluannya yang masih basah. kaaamu…”Kusodok terus, sampai akhirnya semua batang kemaluanku terbenam di liang kewanitaannya. Bokep jepang Aku sudah nggak tahan… paham… paham? Dia makin bergetar. Tentu saja aku semakin beringas. Kubeli T-shirt dan celana pendek. Kujilati lagi kemaluannya dengan lembut. Aku sudah nggak tahan… paham… paham? Kalau dari anus mau nggak?” tantangku.Tapi sebenarnya aku tidak lagi perduli karena kemaluanku sudah minta dihantamkan melesak lubang kemaluannya.“Yah.. Kamu beri satu milyar pun sekarang aku nggak bakalan mau melepaskan punya kamu itu sekarang. Kami berpelukan dan berciuman lama sekali. janganh…” balasnya malu-malu, berusaha menggeser kepalaku dari selangkangannya. Dada putih mulus yang montok, tubuh langsing, dan… ups… liang kemaluannya yang merah muda bersembunyi malu-malu di antara paha yang dirapatkannya. Kami berdiri di lantai. Secara mantap, lendir bening itu mengalir membasahi liang kemaluannya yang semerbak.“tonnhhh… tonhhh…” Dia berteriak di sela orgasmenya yang kuhadiahkan secara cuma-cuma.“Aduh..




















