Silakan duduk”. Video bokep jepang Pagi ini semua berlangsung seperti biasa, hanya aku dan Jenny saling tersenyum penuh arti kalau tanpa sengaja kami beradu pandang ataupun bersenggolan tangan. Benar benar biadab, ia memberikan aku pada dua siswa yang sama sekali tak aku kenal ini. Jen, titip pesan sama pak Warno, aku mesti menemui pak Edy nih”.Mereka mengangguk dan aku segera naik ke atas, bersiap menerima nasib buruk. Dalam perjalanan menuju ke kelas, aku berpikir keras, apa yang harus aku lakukan. Tapi aku tak mau melepaskannya.“Aaargghh… sudah Elizaaa…”, erang Pandu. Aku hanya bisa berharap, nasib sialku hari ini cepat berlalu. Pandu mulai menggenjot liang vaginaku lagi. Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Entah kenapa, aku menginginkan penis ini mengaduk tenggorokanku, dan aku sedikit mendongak, memberikan jalan pada penis ini untuk menembus rongga tenggorokanku. Padahal terlihat jelas ia sudah sangat bernafsu melumat tubuhku. Aku hanya diam, memang aku terangsang, tapi aku belum sampai orgasme.Mendadak dengan cepat Dedi menarik lepas penisnya yang sejak tadi












