Aku pun tidak kalah sama halnya dengan Vhira, frekuensi genjotanku makin kupercepat, sampai pada akhirnya,“Aaakkhh…!” jerit Vhira sambil menancapkan kukunya ke pundakku.“Aakhh, Vhira.., Aku sayang Kamuu..!” erangku sambil mendekap tubuh Vhira. “Aaakkhh Ndree..!” desah Vhira. Bokep stw “Aakkhh Vhira.., punya Kamu enak sekali.” kataku memuji, Vhira hanya tersenyum saja. “Bless..!” akhirnya kemaluanku terbenam di dalam liang kemaluan Indri. “Auwww.., sakit dong Vhira..!” kataku sambil agak meringis. Teruss..!” erang Vhira sambil tangannya memegang kedua pipiku. andre sayang, terus Ndree..! Dia menelan semua cairan spermaku, terasa agak ngilu juga tetapi nikmat. Masukin..!” pinta dia dengan wajah memerah menahan nafsu. “Hah..!” kaget juga aku mendengarnya, bagai petir di siang hari, bayangkan saja, baru juga satu jam yang lalu kami berkenalan, tetapi dia sudah mengucapkan hal seperti itu kepadaku.“Ka.., Kamu..?” ujarku terbata-bata. Kujilati sekitar pangkal pahanya, Vhira mulai melenguh hebat, tangan kananku mulai mengelus bukit kemaluannya, lalu kumasukkan, mencari sesuatu yang mungkin kata orang itu adalah klitoris.Vhira semakin melenguh hebat, dia menggelinjang bak ikan yang kehabisan













