Ah… Jangan” dia terus meracau tak karuan
Setelah puas menjilati vaginanya, langsung saja kubuka seluruh pakaianku hingga akupun sekarang juga bugil. Ternyata dia masih perawan. Bokep indo live Jangan mas! Kemudian aku memesan secangkir kopi dan semangkok mie untuk mengisi perutku yang sudah keroncongan.Setelah cukup lama aku menunggu, akhirnya tibalah secangkir kopi yang aku pesan dan penjual kopi tersebut berkata,“Eeehhh…mas, maaf bisa minta tolong pasangkan kabel gas???” ujar penjual kopi tersebut seraya menghampiriku. Ahh… Terus mas..! Dan aaaaarhgh..Kubenamkan k0ntolku dalam-dalam dan spermaku menyembur dalam vaginanya.Dia terus menangis dan aku gak peduli, aku langsung memakai pakaianku dan langsung pergi karena tanpa kusadari hujan sudah reda dari tadi dan gak lupa kutinggalkan lima lembar uang lima ribuan untuk membayar kopi dan mie plus-plus tadi.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Ahh… Terus mas..! Sementara dia masih meronta namun terselip desahan-desahan yang keluar dari mulutnya.“jangan mas…Aahh jangan mas!” pinta wanita itu.“Udah sayang nikmati saja” balasku.“Aaahhh…mas jangan mas” dia tak lagi meronta hanya terdengar desahan keluar dari mulutnya
Langsung saja kubawa dia keluar dari dapur




















