“Oouchh Naya kamu ini apa-apaan sih, kok main cakar-cakaran segala?”
“Oouh aash sorry, abis Naya nggak tahan sih ama sodokannya Mas yang begitu perkasa” bujuk Naya agar Pak angkoro tidak marah. Bokep hijab ”
“1,5 juta bayar di muka, tidak kurang dari itu ”
“Ok done deal, kita ketemu di Kafe Bon Ami, Darmo Selatan jam 18.30 nanti malam sampai disana langsung miss call aku ya bye ..tut tut tut”
Dalam hati Naya merasa berdebar dan aneh karena ini adalah pertama kalinya ia akan mendapatkan panggilan serius dan anehnya orang tersebut tidak menawar harga yang ia ajukan, Naya termenung memikirkan telepon yang baru saja ia terima sampai seorang muridnya menegur “Bu, Ibu sakit ya? “Wah suasananya panas ya? ” terdengar suara berat seorang lelaki
“Ya dengan siapa Pak? “Sini Ros, bapak akan membuat kamu melayang layang ” pangil Pak Angkoro
Naya yang masih malu dan canggung menutup tubuhnya yang bugil dengan tangannya sedapat mungkin sambil melangkah ke arah Pak Angkoro
“Wah kok malu malu gitu, jangan kuatir Ros bapak




















