Aku jadi kaget, “Wah aku memperawaninya nih.”
“Gimana.., sakit nggak.., kalo nggak lanjut ya..?” tanyaku. Bokep barat Seperti pagi hari sebelumnya, kami mengulangi perbuatan itu lagi. Kugerakkan lagi untuk masuk lebih dalam. “Ahh. Dan lagi-lagi dia seperti menjerit tapi tanpa suara. oohh.. Dan ide itu pun disetujui. “Lha kalo ada pembeli gimana nanti..?” tanyaku. Kucoba masukkan lagi batangku ke lubangnya. Tapi, “Auw.. Aku diam sejenak dan bernapas. “Eehhsstt… eehhsstt… Ouw.., eehhsstt… eehhsstt… eehhsstt…” begitu erangannya saat kukeluar-masukkan jariku. Sedang aku yang suka menonton TV, memilih tidur di depan TV. Sebelum tidur aku sempat berfikir, “Wah, aku telah memperawani sepupuku sendiri nich..!”
Sewaktu aku sudah kuliah lagi (dua hari setelah kejadian itu), dia masih suka menelponku dan bercerita bahwa kejadian malam itu sangat diingatnya dan dia ingin mengulanginya lagi. Maklumlah, aku khan belum melihat langsung bentuk kemaluan wanita dari dekat. “Sorry.., sakit ya..? Nafsu sex sering membutakan segalanya, birahi yang tak terkontrol sering mengalahkan logika manusia.




















