romansa fantasi Kenyot Nenen Tante Jilbab Sepong Kontol: takdir, reinkarnasi, dan janji yang magis. Bokep live Visual cantik, musik melayang. Minus: aturan dunia butuh sabar. Untuk penonton romantis. Mulai sekarang.
Aku urut betis Bu Lastri lalu pelan-pelan pijitanku aku naikkan hingga pahanya. tanya pembatuku.“Tadi malam.” jawabku singkat.“Wach bapak pulang kantor suka malam sich, Bu Lastri kalau siang atau sore kira-kira jam lima suka ngobrol disini dengan saya lho.” jawab pembantuku lagi.Och ternyata Bu Lastri suka ambil air ledeng dari kantorku, untuk air termos diwarungnya. Och..” desah Bu Lastri sambil mengangkat pantatnya agak ke atas, hingga makin jelas terlihat kemaluan Bu Lastri yang sudah berwarna coklat tua. Aku gosok-gosok lubang kemaluan Bu Lastri bagian luarnya, sedangkan jempolku aku gesek-gesek secara perlahan dilubang anusnya. Lalu aku lumurkan body oil persis dilubang anus Bu Lastri, hingga meleleh hingga ke lubang kemaluannya. “Bu, bapak yang biasa melayani disini, kemana bu?” sapaku.“Och Mang Didin, sedang sakit Mas.” jawabnya.“Lalu ibu siapa?” tanyaku penasaran.Dia hanya tersenyum manis saja.“Wach ini ibu bikin penasaran aja nich” pikirku dalam hati.Memang sich dia balik bertanya, aku ini siapa, dan setelah aku jelaskan, dia memang memperkenalkan diri bahwa dia ibu Lastri.




















