“Lus! XNXX jepang a.. ach.. Dankemudian dia lemas dan tiduran di sebelahku. kamu barusan kan juga liat, aku tau kamu suka juga kan,” balas aku.“Mending kita nonton sama-sama, tenang aja aku tutup mulut kok,” ajakku berusaha mencari peluang.“Bener nich, kamu kagak bilang?” katanya ragu.“Suwer dech!” kataku sambil mengambilkan dia kursi.Lusi mulai serius menonton tiap adegan, sedangkan aku serius untuk terus menatap tubuhnya.“Lus, sebelum ini kamu pernah nonton bokep kagak?” tanyaku.“Pernah, noh aku punya VCD-nya,” jawabnya.Wah gila juga nich cewek, diam-diam nakal juga.“Kalau ML?” tanyaku lagi.“Belom,” katanya, “Tapi.. Dankemudian dia lemas dan tiduran di sebelahku. gantian yach, aku.. Melihat dadanya yang naik-turun karena terangsang, aku jadi semakin terangsang, dan batang kemaluanku pun makin tambah tegang.“Lus, kamu terangsang yach, ampe napsu gitu nontonnya,” tanyaku memancing.“Iya nic Ben, bentar yach aku ke kamar mandi dulu,” katanya.“Eh.. Dankemudian dia lemas dan tiduran di sebelahku. bentar lagi..”“Aku.. a.. Aku mulai menyalakan komputerku dan karena aku sedang suntuk, aku mulai dech surfing ke situs-situs porno kesayanganku, tapi enggak




















