Dikamarku kalo air putih aja si ada dispensernya. Bokep indo Napasnya makin memburu dan dia mencium pipiku. Kujilat kepala kontolnya, terasa asin. Setelah selesai mandi dan mengeringkan tubuh kami masing-masing dengan handuk.Malem itu dia gak pulang, dia membawaku berkali2 mereguk kenikmatan bersamanya. Waduh, sia blon puas ngentotin akunya. lendirku yang makin banyak keluar diisepnya sampai habis.Sekarang dia mau aku mengemut kontolnya lagi. “mangnya apa hubungannya om”. “Piano kaya gini mahal ya om”. Kami berjalan menuju ke kekamarku di bagian belakang rumah.Kuajak dia masuk kamarku dan aku merebahkan di tempat tidur dengan kaki kubuka lebar menantangnya. Kami memutar badan sehingga nonokku sekarang berada dimukanya, dia segera melakukan tugasnya dengan lidahnya sementara aku trus ja nyepongin kontolnya. Kakiku kunaikkan ke pinggangnya, pantatku kunaikan supaya aku bisa menekan kontolnya makin masuk. Kadang-kadang dia curi-curi pandang kemulusan pahaku dan ketekku. Akupun ikut terangsang dan nonokku terasa berkedut kepingin dimasuki ****** gedenya.“Diemut dong Nez”.



![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terlindungi Bikin Tak Tahan, Langsung Kutembus! Meski Bingung, Tapi Kontol Besar Adik Ipar Terlalu Nikmat, “hari Ini Istimewa Ya” Ujarnya Sambil Tersenyum Lalu Melayani Dengan Sex Yang Rakus! Meski Sudah Klimaks Berkali-kali, Tapi Gerakan Piston Yang Deras Tak Berhenti! Ah… Lebih Besar Daripada Kakamu… [bagian 1]](https://bokepstw.it.com/wp-content/uploads/2025/12/4e5dcf3848c6d90e06651523580ce9d9.20.jpg)
![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terlindungi Bikin Tak Tahan, Langsung Kutembus! Meski Bingung, Kontol Besar Adik Ipar Terlalu Nikmat, “hari Ini Istimewa Ya” Sambil Tersenyum Melayani Dengan Sex Yang Rakus! Piston Ganas Tak Berhenti Meski Sudah Klimaks Berulang! Ah… Lebih Besar Daripada Kakamu… [part 3]](https://bokepstw.it.com/wp-content/uploads/2025/12/f49b201c2bf717bc1bb0df631f7f34c5.24.jpg)















