Ketika sosis pertama selesai aku makan, dengan segera Eksanti memasukkan sosis yang baru. Bokep china Cuma bergerak-gerak sedikit saja. Eksanti telah pula menaburkan saus tomat dan mentega cair di atasnya, sehingga benar-benar menjadi santapan lezat. Oocch.., Eksanti merasakan kegelian yang amat-sangat, membuatnya bergidik-bergeletar.Lalu, perlahan-lahan aku mendorong kejantanannya masuk. Wow! Dengan segenap kekuatanku, aku sanggup memutar tubuh rampingnya dengan cepat. Setiap mili gerakanku menimbulkan percikan nikmat, sehingga ketika akhirnya seluruh kejantanan itu tenggelam di dalam kewanitaannya, Eksanti langsung mencapai orgasme ketiganya. Eksanti entah sedang berada di langit yang keberapa, tidak bisa merasakan semprotan-semprotan hangat di dalam kewanitaannya, karena ia sendiri sedang meregang menikmati klimaks kelimanya yang datang menyambung akhir klimaks sebelumnya. Aku tidak peduli. Salah satu tangan Eksanti tak sengaja menyentuh botol saus tomat, menyebabkan isinya tumpah di atas meja. Lalu aku mendengar Eksanti berkata, “Kita main-main dulu yaa.., Mas?”Belum lagi aku menjawab dan mengerti apa maksud ucapannya, Eksanti telah menuangkan saos tomat ke kewanitaannya.




















