Aku tidak berani menyentuhnya, saat kuperhatikan pada pantatnya terlihat bercak darah bercampur dengan spermaku. Tetapi karena kesibukanku ikut tender, aku jadi belum sempat menghubungi Yuni. Bokep Saat aku mendengar kalimat itu rasanya telah hilang semua perasaanku yang sejak tadi kutahan. “Ya.. Aku semakin mempercepat gerakan ujung lidahku untuk menari di dalam liang kewanitaannya.Beberapa saat kemudian kedua kakinya menegang dan dia menghisap batang kemaluanku dengan cukup keras, kemudian aku merasakan cairan gurih telah menetes menuju lidahku, aku terus melanjutkan gerakan lidahku sampai kedua pahanya berhenti menegang. Kujilati dan kuhisap klitorisnya berulang-ulang, kuturunkan lidahku ke lubang senggamanya dan cairan bening mulai mengalir dari liang kewanitaannya. Kudekati dia dan kubelai rambutnya, “Maaf Yun, aku lepas kontrol, sungguh aku tidak menduga kamu begitu terpukul dengan apa yang sudah aku lakukan.Kamu boleh memaki aku, kamu boleh memukul aku, tapi aku mohon kamu jangan menagis, aku sayang kamu, aku akan bertanggung jawab jika kamu menginginkannya, apa saja yang kamu inginkan aku akan penuhi, tapi tolong kamu mau




















