Sejak peristiwa Syen itu, aku jadi makin menikmati pekerjaanku. “Terima kasih ya Mas ,nikmat sekali .. Bokepindo Syeni bangkit dan menurunkan kakinya.“Sakit apa saya Dok”,tanyanya. “Mas mau lagi .?”.“Ah . Aku turun dari pembaringan, langsung mencopoti pakaianku, seluruhnya. Aku menekan lagi. Aku menerima seorang pasien yang haus akan seks. Aku menerima seorang pasien yang haus akan seks. Wah . Senyuman manis itu makin mengingatkan kepada bintang film Hongkong yang aku masih juga tak ingat namanya. Kembali aku naik ke pembaringan, merebahkan tubuhnya, dan mulai melepas kaitan dan rits rok pendeknya. Syeni puas”.“Ah masa .. Lalu, perlahan dia merebahkan tubuhnya sambil memelukku. Tak ada yang bisa kuperbuat selain menyerbu sepasang buah indah itu dengan mulutku. deh . Karena memang aku tak mampu menahan lagi .. “Eh .. Aku sudah biasa sebenarnya melihat dada wanita. Bahkan dengan nakalnya telapak tangnku mengusapi putingnya, keras !




















