Reni mengajakku keluar meninggalkan klub karaoke. Dan itu terjadi tanpa dapat dicegah kembali. Bokep barat Aku memandangi bercak-bercak darah yang mengotori sprei sambil memeluk tubuh Reni yang masih polos dan sesekali masih terdengar isak tangisnya.“Maafkan aku, Reni. Sebenarnya aku tidak biasa pulang sampai larut malam begini. Aku bersenang-senang dengan gadis yang sebaya dengan adikku. Dan dia juga tidak menolak ketika aku membawanya masuk ke sebuah kamar yang telah kupesan.Jari-jariku langsung bergerak aktif menelusuri setiap lekuk tubuhnya. Meskipun baru beberapa saat kenal, tapi sikapnya sudah begitu manja. Tapi istriku tidak rewel dan tidak banyak bertanya. Sehingga aku tidak sanggup lagi ketika dia minta ditraktir minum. Reni menggeliat sedikit, tapi tidak menolak ketika aku membawanya kembali berbaring di atas ranjang. Tapi istriku tidak rewel dan tidak banyak bertanya. Dia malah menggigit bahuku, tidak sanggup untuk menahan gairah yang semakin besar menguasai seluruh bagian tubuhnya. Sementara gerakan-gerakan yang kulakukan semakin liar dan tak terkendali.




















