Aku mengatupkan pahaku menahan rasa geli di bawahku sehingga tangannya terhimpit diantara kedua paha mulusku. Namun sejujurnya aku mengakui….penisnya memang sangat besar dan panjang…inilah yang membuatku merasa sangat nikmat,jauh lebih nikmat dibanding saat bercinta dengan suamiku.Akhirnya aku pun melepaskan ****** putihku dan mandi membersihkan tubuhku dari sperma, keringat, dan liur. Bokepindo Pak Hambali tertegun beberapa saat memandangiku yang sudah bugil bagian bawah itu.“Kamu memang sempurna Dik Citra, dari dulu bapak sering membayangkan ng*****in kamu, kamu wanita yang sangat cantik dan alim. Masih dalam keadaan memakai ****** namun bugil di bagian bawah, aku berjalan sempoyongan ke dapur mengambil kain lap dan segelas air putih.Waktu aku kembali ke ruang tamu, Pak Hambali sedang mengancingkan lagi bajunya, lalu meneguk air yang tersisa di gelasnya. Dia semakin berani mengelus paha dalamku, bahkan menyentuh pangkal pahaku dan meremasnya.“Enngghh…Pak !” desahku lebih kuat lagi ketika kurasakan jari- jarinya mengelusi bagian itu Tubuhku makin menggelinjang sehingga nafsu Pak Hambali pun semakin naik dan tidak terbendung lagi.




















