Aku lupa tidak membawa baju ganti, jadi kuputuskan untuk memakai baju seragam putihku.Tapi sebelum aku berganti baju aku tidur-tiduran di atas meja, tepat dibawah fan untuk meng”adem”kan badanku. “Wah kebetulan, its show time!” kataku dalam hati, aku lepaskan Bra hitam miniku, dan pulang mengenakan seragam sekolah putih yang basah dan rok cheers yang mini tanpa pakaian dalam sama sekali. Bokep crot Evan hanya terdiam kebingungan.Akhirnya kami sampai di sebuah rumah besar banget dibilangan Cilandak, ga jauh dari Chitos. Evan kaget dan sedikit mundur dari tempatnya berdiri, namun aku masih ingin menikmati permainan ini sehingga aku merubah posisi menjadi menyamping.Rok cheersku yang pendek terangkat, sehingga pantatku terpampang di hadapan Evan. Aku cium Evan dari bibir, dada, perut sampai ke penisnya. “Thx ya da..” katanya sambil mengelus-elus kepalaku.Aku membalikkan badan dan merapatkan tubuhku, Evan memelukku. Namun perlahan tapi pasti Evan malah mendekatiku.Evan mencoba memanggil namaku, nampaknya ingin membangunkan atau hanya ingin mengecek saja.




















