Sedang otototot kemaluanku masih berdenyutdenyut nikmat seperti perasaan mau pipis. Memang rokku besar juga dan Andi orangnya kurus. Bokep colmek Agak mengganggu waktu duduk. Jadi kini aku dapat juga memuaskan Andi. Aku berpegangan pada sisi tangga dan meja minuman. Membuat bulu kudukku berdiri. Dan para guru percaya. Entah rona wajahku berubah atau tidak.Kemudian Rosa mengajakku karaoke. Lebih lembut. Sedetik kemudian dia mulai meraba pantatku. Seluruh otot di daerah kemaluanku mengejang dan rasanya seperti ada sesuatu yang mau keluar dari kemaluanku. Jadi kini aku dapat juga memuaskan Andi. Aku tersentak, sehingga Rosa bertanya. Lucu sekali. Dan para guru percaya. Untungnya Andi sigap dan menyangga kedua kakiku.Dengan susah payah aku berpegangan pada tangga dan Andi keluar dari rokku dan memapah pundakku. Mulai kepalanya, batangnya dan telurnya. Aku membiarkan Andi menjilati dan memainkan kemaluanku. Benarbenar nikmat.




















