shhh… tonhh… tonhh…”Kupeluk dia erat-erat. Sesekali dia menatapku. Link bokep Di lantai paling atas, mataku tertuju kepada seorang gadis cantik dan seksi, sedang makan sendirian, tak ada teman. Kubersihkan semua darah itu sampai tidak berbekas. Dipegangnya tanganku dan diremasnya jariku. Kepalanya terlempar ke sana ke mari dan nafasnya mendesah hebat.“Nin… punyaahh.. Kusodok lagi perlahan. Saat itu kesadaranku perlahan hadir. Aku segera mengecup bibirnya. Tentu saja aku semakin beringas. Kami terkulai lemas. Sesekali dia juga ikut mengusap batang kemaluanku dengan air ludah yang dikeluarkannya lagi di telapak tangannya. Kutarik sprei itu karena sudah berisi noda darah dan bercak cairan yang beragam. Tapi mau bilang apa. Toh ini demi keuntunganku. nikhhmatt”, serunya tertahan ketika putingnya kusedot dan kujilati dengan bernafsu. Dia bernama ninin **** (edited). Benar, dari informasi yang kudapat dia memang sedang melangsungkan resepsi pernikahan di sebuah Resto mewah di pusat kota. Kubuka pahanya.“Jangann ton… kumohon jangan…” pintanya memelas. Aku berdiri di samping ranjang. Setelah ngobrol agak lama, dengan mengeluarkan jurus empuk tentunya,




















