Di luar dugaan ku ternyata dia setuju.Tanpa banyak bicara, kubukakan gerbang dan pintuku dan mempersilahkannya duduk di ruang keluarga. Rumahku, rumah pak Jono di belakang rumahku dan rumah pak Rahman di samping rumahku.Hujan turun semakin deras saat aku buka gerbang rumahku dan melihat Dian, anak gadis tertua pak Rahman duduk sendirian di depan rumahnya. Bokep live Buah dadanya yang putih, besar dan padat tidak tertutupi lagi, menantang dengan puting coklat muda yang ranum, semakin menantang karena tangannya terikat ke atas. Besar resikonya kalau “makan” anak tetangga sendiri, hehehe.Segera kuambilkan handuk, kaos, celana training dan jaket dan kuberikan padanya. Walhasil terlihatlah pemandangan yang luarbiasa.Airmata yang meleleh di pipinya menambah kecantikan Dian. Dian terus saja mendorongku dan ia semakin panik ketika tidak sengaja ia menyentuh selangkanganku. Semakin cepat ku pompa batangku di dalam vagnya. Kubuka zipper jaket yang dikenakannya, dan menyingkap kaos yang menutupi dadanya. Kubuka zipper jaket yang dikenakannya, dan menyingkap kaos yang menutupi dadanya.










