“ Wah… iya mas mau banget, yaudah diminum dulu deh obatnya nih biar perkasa nanti diranjang, hhe…, ” ucapku sembari memberikan obat. Bokep jepang “ Hehehe… barang kali aja beli obat kuat bonus nyobain sama penjualnya, wkwkwk…, ” ucapnya dengan tertawa mesum. Tidak terasa kami sudah bersenggama kurang lebih setengah jam. Plakkkk… Plakkkk… Pyakkkk… Pyakkkk…., ” suara genjotan penis mas Arie yang begitu brutalnya. Aku masukanlah penis mas Arie didalam memekku,
“ Ahhhhhhhhhhhhhh… Mas… besar sekali penis kamu Mas… Ouhhhh… sakit Mas… Ahhh.., ” ucapku sedikit kesakitan. Memang berat sekali koperku saat itu karena isinya seperti kantong doraemon, apa aja ada, hha. Karena dia meminta aku-pun langsung menjilati buah zakarnya. Saat itu kami duduk berhadap-hadapan namun terpisah dengan meja,
“ Oh iya pak, hhe… jadi gini pak, saya mau menawarkan produk parfum dan obat khusus pria, hhe, ” ucapku sembari membuka koperku. Oh iya ketika aku naik motor tentunya aku menggunakan jaket dan penutup rok yaitu semacam kain pantai agar kulitku yang putih mulus




















