Nafas kita terengah-engah. Bandi menonton TV di depan sambil duduk di sofa.Tak lama setelah suami dan ketiga orang temannya pergi ke masjid, Bandi minta kain handuk padaqu karena mau buang air katanya.Kuberikan handuk padanya, lalu kulalukan kerja mencuci piring.Waktu Bandi keluar dari kamar mandi, entah bagaimana kain handuknya tersangkut pada kursi makan tepat di belakangku sehingga terjatuh bersama kursi. Bokep montok Kemaluanqu terasa sangat panas dan basah kuyup. Sedangkan itu bibirku menciumi dadanya yg hitam bidang dan dipenuhi rambut.Bandi sendiri masih terbaring mengumpulkan kembali tenaganya tapi terlihat jelas kalo ia sangat senang dgn perlaquanku.Dibelai-belainya punggungku yg putih mulus dan juga rambutku yg hitam panjang. Hanya saling berpelukan dgn erat. Meskipun singkat tapi bener-bener memuaskan dan menegangkan!Aqu agak gugup sebetulnya waktu melayani suamiku dan teman-temannya di meja makan. Tak tahu bagaimana ketika aqu menyodorkan handuk itu mendadak Bandi menarik dan menciumku. Aqu bener-bener tak tahan.“Bandi cepat….”Lalu Bandi memasukkan gagangnya yg sudah sangat keras ke dalem kemaluanqu yg sudah basah kuyup rasanya.




















