teruskan Kapten, lanjutkan Kapten.. Bokep rusia Aku harus optimis.Pada suatu hari di bulan September, tahun 1998 aku pamit kepada keluargaku utk merantau ke Jakarta. Akhirnya aku berbalik, kuraih penisnya kuremas dan kukocok-kocok, sampai kumainkan biji pelirnya yg licin.Sang Kapten mendesah-desah,“Ooohh.. aku tak pernah merasakan betapa enaknya.. sruuuppp.. Aku berharap semoga Sang Kapten akan terangsang melihat dadaku yg sengaja kuremas-remas sendiri.Sang Kapten sdh bangkit dari kursi santainya, dia menenggak sebotol lagi minuman sejenis Kratindaeng. Betapa segarnya nanti setelah aku mandi.“Makasih Pak,” ujarku seraya memberanikan diri utk menatap wajahnya, ternyata ganteng jg.“Jangan panggil Pak, panggil aku Kapten..” tegasnya.Aku sempat membaca namanya yg tertera di baju putihnya.“Kapten Jack” itulah namanya.Aku sekarang sdh berada di kamar mandi.“Wah, betapa wanginya tuh kamar mandi,” gumamku nyaris tak terdengar.Kunyalakan showernya maka muncratlah air segar membasahi tubuhku yg mulus ini, kugosok-gosokan badanku dgn sabun, kuraih shampo utk mencuci rambutku yg sempat lengket karena keringat.10 menit kemudian aku keluar dari kamar mandi, aku bingung utk bersalin pakaian, aku harus bilang apa










