Perayaan pun dimulai dan tiba tiba aku disadarkan oleh sebuah paduan suara merdu yang diiringi piano. Bokep montok Mama ikut senang melihat aku ikut kegiatan mereka. Aku pulang dengan membawa janji dan harapan kecil.Hari pertama tahun 2001, dingin dan sepi. Mama ikut meminjamkan gaun yang langsung kutolak. Aku menyesal atas kejujuranku. Pada saat itu aku hanya mengenal beberapa di antara mereka saja. Dia pun sedikit malu setelah mengetahui bahwa aku sudah 2 tahun lebih tua. Pada saat itu aku hanya mengenal beberapa di antara mereka saja. Hanya 5 hari setelah dia datang ke rumahku dia sudah berani mengucapkan kata cinta, yang saat itu sudah hambar di bayanganku. Dia lugas, jujur, konyol, bawel, dan tidak tahu malu. Demikian denganku, setiap tarikan napasnya bisa kurasakan, setiap nada yang dia nyanyikan pun ikut kunyanyikan. Dia memamerkan video yang baru dia beli, dan memaksaku untuk menontonnya saat itu juga bersamanya.




















