Mereka lalu menyuruhku telentang di ranjang, aku tidak tahu mereka mau apa lagi tapi kuturuti saja. “Aduh.. Bokep korea Nanti kusut kemeja kamu,” ujar mertuaku sambil bangkit menuju kamarnya. Setelah rapi ia mengambil sepatu tali hitam dengan tumit tinggi dan memakainya dengan sensual. “Kalau begitu ganti baju dulu dong. Aku cuma tersenyum. yess.. Lalu aku duduk di pinggir tempat tidur sambil memandangi pemandangan yang indah itu. jangan ketahuan Papa ya..!”, katanya. Kugesekkan ke pantat Mamaku. Waktu itu bulan Juli, lagi liburan sekolah. Sedikitpun aku tak mau peduli atas hal itu, toh ini bukan urusanku, lagi pula aku kan bukan anggota keluarga mereka. Kugesekkan ke pantat Mamaku. Akhirnya kutangkap setelah dia terdesak di lemari pakaianku di sudut ruangan, kupeluk dia dari belakang, “Nah ketangkep loe sekarang, mau ke mana lagi.” “Ayoo Bu.. Bukankah tadi ia merindukan kehadiran seorang lelaki untuk memuaskan rasa dahaga yang demikian menggelegak? Aku mencium mama.




















