Kututup bibirnya dengan ciuman. Disamping tak bergairah, ditambah dengan sikap keseharianku, yang selalu menghindar dari setiap perbuatan yang mengarah ke sana.Tapi bagaimanapun juga, aku seorang penggemar sex. Link bokep Ayu terkapar dengan nafas naik turun. Benar sekali, tak jauh dari perkiraan. Lalu kupacari. Benar sekali, tak jauh dari perkiraan. Walau berat rasanya, aku pun beranjak dari dalam kamar. Nia nampak begitu kaget. Mengajak kakiku untuk melangkah ke arahnya.Senyum manis dari bibir merahnya, membuat gairah sexualku terangsang. Memang di satu sisi, aku tidak jadi Memperkosa seorang wanita lugu. Tapi gairah sexualku terlalu berlebihan. Kututup bibirnya dengan ciuman. Kenapa aku tidak perkasa lagi? Keduanya matanya pun terpejam. Aku sangat lemah. Tak peduli dengan keadaan Ayu yang sudah tidak respon lagi. Nanti ada A Erik Nia berusaha menyadarkanku. Aku memang pergi ke warung. Benarkah aku tampan dan gagah? Walau hanya dengan isarat, aku pun bisa mengerti. Aku sering melakukan perjalanan ke luar kota. Semakin PD saja. Belum apa-apa, pertahananku sudah bobol, tanpa bisa dipertahankan lagi.




















