Ah.. Kamu tu masih amatir!!” makiku kepadanya.Angga hanya bisa terkejut dan nggak bisa ngomong apa-apa lagi.Segera aku keluar toilet dan kembali ke tolietku semula.“Sial!! Bokep rusia Sakiitt..” aku setengah berteriak.Namun nampaknya Wulan tidak peduli, dia terus saja menggoyangnya.Beberapa saat kemudian karena anusku tidak licin lagi, Wulan kembali mencabut kontolnya dan memasukkan kontolnya ke dalam memekku.Kontan saja aku kaget, karena selama ini aku belum pernah merasakan hal semacam ini.Karena kalau cowok pasti nggak bakalan bisa kayak gini. Ah.. Wulan adalah salah satu cewek di sekolahan ini yang sering aku jadikan objek fantasiku.Dan aku rasa Wulan ada perhatian denganku, apakah Wulan lesbian? Rupanya Angga juga sudah hampir keluar.“Tahan Ga, kita keluar barengan” pintaku.Rupanya Angga sudah hampir bisa mengimbangiku, dan benar saja ketika aku orgasme Angga menyusul kemudian, hebat dia bisa 2 detik lebih lama dariku.“Kamu sudah mulai hebat Ga..” bisikku sembari mencium bibirnya dengan lembut.Kami berpelukan dan tanpa terasa kami ketiduran cukup lama hingga aku merasakan kontol Angga mulai ereksi lagi di dalam memekku.Segera











