Aku pun menelanjangi diriku sendiri, kontolku sudah mengaceng keras. “Lu pengen man?”, tanya Zenit.“Kan itu namanya pesta bro…”, jawabku.“Hmm, gini aja deh…”, dia memberi solusi. Bokep indo viral “Lalu punya rencana pesta di mana lagi?”, tanyaku.“Hmm…”, dia coba berpikir sejenak. Aku periksa lemari, ada apa saja yang bisa aku pakai.Peralatan pertama adalah handycam, Zenit pasti senang kalau aku merekam adegan Minoru digagahi. Aku tahu Zenit ingin menyerahkan Minoru kepadaku ketika dia tidak di sini lagi, video yang sedang kurekam ini bisa jadi ancaman untuk terus mengikat Minoru.“Hiks hiks hiks…”, Minoru menangis sambil melucuti pakaian dalamnya sendiri. Cita-citanya untuk membalaskan dendamnya akan segera tersalurkan. Minoru, kau seorang gadis Jepang yang beruntung, sebab belum ada gadis Jepang lain yang bisa menyepong kontolku, hahaha, aku merasakan nikmat tiada tara. “Lalu punya rencana pesta di mana lagi?”, tanyaku.“Hmm…”, dia coba berpikir sejenak. Memang sepongannya masih amatiran, tapi sensasi dari wajah dan lekuk tubuhnya yang bagaikan artis adalah sebuah nilai plus.Minoru, suatu hari aku ingin terus bisa menikmafimu.




















