Kemudian tante Anin telentang kembali, aku seperti kesetanan menggerakkan badaku maju mundur, aku melirik toketnya yang bergelantungan karena gerakanku, aku menunduk dan kucium putting susunya yang coklat kemerahan. Bokepindo kebutuhan batin..”“Ooohhh ya tante.., terus gimana caranya tante memenuhi kebutuhan itu..” tanyaku usil“Yaaah.., tante tahan saja..”Kasihan..batinku..andaikan..andaikan..aku diijinkan biar memenuhi kebutuhan batin tante Anin.., ough.., pikiranku tambah usil. Mau tahu kelanjutan ceritanya? Keringat mulai membasahi badanku dan badan tante Anin. Setelah sampai diwrung tante Anin, terlihat warungnya sangat sepi sekali gak seperti biasanya yang sangat ramai dengan pembeli. Akhirnya “Crooootttt…Crooootttt…Crooootttt…” spermaku kumuntahkan dalam mem3k tante Anin, masih aku gerakkan badanku rupanya kali ini tante Anin orgasme kembali, dia gigit dadaku.“Mas Rio.., Mas Rio.., hebat Kamu Mas”Aku kembali kenakan CD serta sarungku sementara tante Anin masih tetap telanjang telentang di atas meja.“Mas Rio.., kalau mau beli rokok lagi yah.., jam-jam begini saja ya.., nah kalau sudah tutup digedor saja.., gak papa.., malah kalau gak digedor tante jadi marah..” kata tante menggodaku sambil memainkan puting




















