Ia bilang pada ayahku bahwa ia belum siap untuk berumah tangga.“Indra sini, ada Mas Agus.” panggil ibuku dari ruang tamu. Bokep tobrut Lalu Mas Agus mulai membuka celana panjangnya. Tapi kemudian..“Indra.. Kumasukkan penisku perlahan, pertama terasa sulit, tapi kemudian.. Aku diam saja, tak membalas.Masih dalam pangkuan Mas Agus, waktu berlalu tanpa berkata sampai mataku akhirnya terpejam kelelahan, terlelap dalam pangkuannya. Saat pintu kamar kubuka, ternyata Mas Agus sudah ada di dalam kamar.“Udah mandinya?” tanyanya. Tapi aku diam tidak bisa menjawab. “Belajar kan nggak harus pas ada PR.” ucapnya menasehati. Wah, badan Mas Agus memang bagus banget, dadanya keren, walaupun tidak begitu besar tapi berisi. Mas Agus yang datang bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek itu membuatku menjadi gagu. Dan seperti bangun dari mimpinya, dengan sedikit terhentak Mas Agus tersadar kembali. Tapi dalam hening malam itu, aku terusik oleh sesuatu.




















