Hari sudah sore ketika aku tiba di terminal Lebak Bulus. Orang-orang sudah mulai turun bus. Bokep Kalau begini terus, aku pasti tak tahan. Tangannya sejak dari tadi berhenti mengelus penisku. Selagi dia membuka BHnya, pelahan aku menarik ritsleting celanaku ke bawah. Empat kali. Kancing masih terbuka.“Apa kau ..?”“Ya … . Si bapak sedang sibuk dengan PDAnya. Menanti elusannya.Sepertinya kait BHnya sudah lepas. Aku mulai terangsang.Aku mencoba untuk lebih berani. Jari tengahku kemudian mengelus lipatan basah itu. Masih terjebak di Cawang. Aku kemudian berpura-pura tidur. Aku jengkel banget.Hujan mulai turun. Aku akan melakukan dosa. Yang aku heran, penisku bisa masuk semua ke mulutnya. Dia masih terus mengelus pahaku. Lenganku kemudian ku tekan sedikit ke belakang, sehingga aku bisa merasakan sesuatu yang begitu empuk. Dan pelan-pelan mulut itu mulai menghisap. Tapi perasaan itu, nafsu itu, benar-benar membuat aku tidak tahan …..lenganku terdiam sebentar dari kegiatan menggesek dadanya. Sepanjang jalan ku membuang muka, menatap pemandangan di luar jendela bus.Pesta bujanganku kurasa.Pukul 6.30.




















