Setelah beberapa menit, kami berganti posisi. Tanpa disangka-sangka Mbak Wiwin memegang tangan kananku lalu menuntunnya masuk ke balik seragamnya. Bokep live crot.. Sebuah botol besar telah disiapkan untuk menampung air urine saya. Lalu dengan penuh nafsu aku membawa batanganku dan mengarahkannya ke liang senggama Viviana dari arah belakang. Sementara itu ia terus saja mengulum dan mengisap kejantananku dengan penuh nafsu.Beberapa menit kemudian aku mulai merasa akan ada sesuatu yang akan keluar dari tubuhku yang masih lemah karena sakit. “Boleh dong… tapi jangan sekarang ya… kamu harus istirahat dulu… besok pagi kamu pasti akan merasa lebih puas lagi… Mbak janji deh…” ujarnya dengan mimik seperti menyembunyikan sesuatu.Aku pun mengangguk. Setelah sembilan kali semprot, ia menjilati kejantananku dengan mimik muka penuh kepuasan.“Gimana Dik…? Lalu dengan penuh nafsu aku membawa batanganku dan mengarahkannya ke liang senggama Viviana dari arah belakang. “Bles… jleb… bles…” batang kejantananku sudah masuk separuh, ia terus saja bergoyang ke bawah ke atas. Sementara Wiwin juga tidak ketinggalan. crot…crott.. “Uh.. Berani juga










