Miranda segera mengulum penisku yang masih banyak mengalir cairan Karina yang menempel pada penisku, sedangkan Dahlia menghisap vaginanya Karina yang masih keluar dalam vaginanya dengan penuh nafsunya.Miranda pun mulai mengambil posisi, dia diatas sedangkan aku dibawah. Aku merasakan semburan cairan membasahi seluruh penisku.Dahlia yang sudah mendapat kedua orgasmenya, sedangkan aku masih berusaha untuk mencari kepuasan birahiku. Bokep india “Joko cepet masukan penis kamu aku sudah nggak tahan nih,” pintanya.Perlahan aku angkat kaki kanannya dan aku baringkan ranjang yang empuk itu. “Dari tadi kamu duduk disitu kok nggak langsung kesini aja sih?” tanyaku. Tubuhnya bergerak hebat.“Joko… Aakuuu… Kelluuuaaarrr… Aaakkkhhh… Goyang sayang,” rintih Dahlia.Gerakan penisku kubuat patah-patah, sehingga membuat birahi Dahlia semakin tak terkendali.“Jok… Ooo… Aaammmpuuunnn,” rintihnya panjang.Bersamaan dengan rintihan tersebut, aku menekan penisku dengan dalam hingga mentok dilangit-langit vagina Dahlia. “Dan dari situlah aku tahu nomor telepon kamu,” lanjutnya.Tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 10.25 wib, dan aku lihat sekelilingku pertokoan mulai sepi karena memang sudah mulai larut malam.




















