Setelah ngobrol sekian jam, tepat pukul 3 malam, Anisa minta bersetubuh denganku lagi, katanya nikmat sekali ‘Mr. Bokepindo Mulai dari jaket, T. ” Akh enggak” jawabnya sambil melepas ‘Ms. Aku masih merasakan getaran-getaran aneh di hatiku, tatapan Anisa masih menantang dan panas, senyumnya masih menggoda. ” Jahat kamu Rangga, aku kalah terus sama kamu ” Ujarnya lagi. Tapi ada satu temanku yang curiga, demikian para guru. Veggy’nya. Sebab seluruh baju yang kami bawa basah kuyup oleh hujan.Anisa hanya memakai selembar selayer yang dililitkan diseputar perut untuk menutupi kemaluannya. Kami mandi berendam, berpelukan, lalu bersenggama lagi. Aku datang bersama kakakku Rina dan Papa. Tapi apa yag terjadi ? Penny’ku. Anisa merangkulku, “Dingin” katanya, aku peluk saja dia erat-erat. Dia setuju dan masih menenteskan air mata.Setelah aku diperkenalkan dengan suaminya, aku minta pamit untuk pulang, akupun tak tahan dengan suasana yang mengharukan ini.




















