Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Bokep korea Dua jam berlalu, baru satu pengendara yang berhasil membeli kantong plastiknya. Aku tidak menyalahkan pengemis-pengemis yang mencari rezeki dengan mengemis, tapi sekali lagi, aku lebih kagum pada anak itu. Mereka kemudian pergi ke tempat yang dituju. Tidak tampak rasa takut dalam dirinya. Aku tahu anak itu pasti bekerja di malam begini karena suatu keperluan yang mendesak, atau itu memang pekerjaannya demi membantu biaya sekolah. Kisah-kisah miris semacam itu sudah jadi makanan sehari-hari. Tapi tidak semua orang di jalan raya itu lucu. Pernah suatu malam, aku melihat kejadian paling miris yang membuat aku sempat berdoa agar segera dicabut Tuhan. Astaga. Itu karena anak perempuan dalam mobil sedan itu terlihat ingin muntah, jadi dia membutuhkan kantong plastik hitam demi memuntahkan semua isi perutnya. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut.




















