Dan tanpa banyak bicara lagi, dimasukkannya batang itu kedalam mulutnya. Sangat hangat dan rapat, bahkan jika batang kesayanganku itu bisa membauinya, kukira dia pun akan terkesima dengan aroma wanginya. Bokep stw Kalau kamu ingin mengutip, blablabla…” Begitulah Bu Chintya menelanjangi hasil kerjaku seolah semua yang kukerjakan penuh kesalahan. Aku juga tidak tahu harus memulai pembicaraan dari mana, aku benar-benar merasa aneh dan mati gaya. Tolong yang serius yak,, kasihan penelitianmu. Sebagai gantinya, seutas tali G string hitam terselip diantara belahan pantatnya. Dan apakah aku bermimpi saat ini? Kabarnya TA ini sudah 4 semester tidak kamu kerjakan ya?” “hehe,, kan yang 1 tahun cuti Bu.. Sesaat kami pun terdiam. are u serious??” Aku seperti tidak tahu harus menjawab apa lagi. Aku menyadari bahwa aku sedang bercumbu dengan idola dari segala idola.Aku dapat merasakan dengan jelas aroma nafasnya yang wangi, bibir basahnya yang menghisap pelan bibirku, dan lidahnya yang mulai bermain dirongga mulutku.




















