Aku berjalan lunglai dari ruangan karyawan, bingung memikirkan nasibku besok, saat kulihat Rosa sudah menungguku di ruang tungguGimana Is? Lakilaki itu telah menyemburkan cairan spermanya di dalam liang rahimku.Sesaat kemudian posisinya sudah digantikan oleh temannya, dan aku kembali diperkosa. Bokep korea Dan Rosa tampak mengerang kesakitan sambil menggeliatkan tubuhnya.Arghh.. Tapi janji.. Sudah, kita berhenti saja, saya menyerah! ujar manajerku berusaha membujuk.Tapi Pak..! serunya.Kita taruhan. gumamku pelan sambil menahan tubuhku yang berguncang saat laki-laki itu mulai memompaku.Oke.. Lepaskan.. Aku sempat berpamitan dengan mereka sebelum aku kembali berjalan menuju pintu keluar saat tiba-tiba salah seorang dari mereka memanggilku..Is.., Temenin kita main dong..! teriak Rosa putus asa sambil menangis sejadi-jadinya sementara tangannya berusaha menggapai ke arah bawah, mencoba menahan tangan-tangan yang sedang melolosi CDnya, tapi gerakannya tertahan oleh tangan Pak Hendra yang saat itu terus mendekap tubuh Rosa dari belakang.Manajerku itu terus memaksanya untuk tetap berada di dalam pangkuannya, sambil sesekali meremas dan mempermainkan puting toket Rosa. Nggak mau..! Jadi walaupun club tersebut sudah tutup,




















