Nah sekian dulu pengalaman pertamaku dengan om Agus, kekasih sahabatku. Oom masih terus memainkan kontolnya yang masuk dimemekku, kali ini aku gantungkan diriku dibadan oom dan ccrreeettt, ccrrreeetttt uuugggghhhh, aaaaccchhhh aaaadddduuuuuhhhhh ooooooommmmmm, didalam memekku terasa hangat lagi kena semprot air pipis putih…..dari oom. Bokep stw dengan tenang dielusnya tanganku dan makin dibimbingnya menuju tonjolan tadi seakan menyuruhku untuk meremasnya…………. rupanya tonjolan tadi namanya adalah Kontol……….. Tak berapa lama om Idola keluar membawa minuman hangat dan kue yang kemarin dibelinya di Mall, ” silahkan diminum dan dicicip kuenya ” aku menganggukkan kepala saja sebab perasaanku sudah betul2 ngebet ingin merasakan apa yang diceritakan Windy.Kami duduk bincang2 layaknya bapak dengan anak, lalu aku geser dudukku, ” Boleh Neny duduk dekat Oom ” pintaku, ” Boleh silahkan “, waduh sseerrr rasanya, aku duduk disebelah kirinya dan aku baca majalah Tempo yang ada dimeja.










