Lekuk tubuhnya benar-benar sempurna dan dapat kulihat dengan jelas susu maupun memek miliknya.“Gimana menurut mu, cantik gak aku?”“Cantik kok, suamimu bener-bener orang paling beruntung bisa memilikimu” kataku sambil memeluk dia dari belakang dan mencium belakang lehernya.“Tapi kamu juga beruntung karena bisa menikmati tubuhku kan!”, jawabnya sambil menggeliat karena luncuran ciuman yang kuberikan.“Tapi aku pasti bisa memberikan apa yang kamu inginkan sedangkan suamimu tidak, benerkan?”“Sstt… Bener… Ayok sayang kita lanjutkan di kamar saja, gak enak didenger pembantu.”Lalu kugendong dia, membawa dia kekamarnya dan membaringkannya bak pengantin pria meletakkan pengantin wanitanya di tempat tidur.Mulailah kucium bibirnya, dan dia membalasnya dengan mesra. Kami berkenalan, berbincang-bincang saling bertukar cerita tentang hobby masing-masing. Link bokep Dia menggeliat-geliat lalu tidak lama kemudian dia mencapai orgasme pertamanya.“Ahhh… Kamu memang hebat sayang, bisa membuat aku orgasme secepat ini… Tunggu ya akan aku balas kamu”, (Sambil memegang luar celana dalam saya).“Dah siap kok dari tadi nunggu serangan kamu”, (Sambil saya jilat-jilat susunya).Dia mengeliat lagi, dan saya tau kalau birahinya naik kembali.“Buka










