Perlahan aku melangkah mendekatinya ke pegang dagunya mencoba mengarahkan wajahnya ke arahku.“Apa kamu nggak cemburu negliat Bagus asik sendiri tuh… liat tuhh..”Kami memperhatikan Bagus yg lagi memainkan toket Ema istriku, ada semacam perasaan marah di muka Indri kemudian mukanya keliatan sayu menatapku tanpa buang waktu lagi segera kucium bibir Indri yg seksi itu.“Emmmhhhh… mmmpphhhh”Sambil berpagutan tanganku tak henti-hentinya meremas toket Indri yg montok dan kenyal itu, kemudian aku membuka kancing BH nya jreeenngggg….. Bokep tobrut padahal kami berdua sudah periksa ke dokter nggak ada masalah sama-sama subur dua dua nya masalah di ranjang jg nggak ada masalah” katanya
“Sabar Gus mungkin belum rejekinya” sahutkuTiba-tiba aku teringat dgn ide gilaku tadi akupun mulai memnacing mancing Bagus.“Gus tanya nih dulu sperti apa perasaanmu sama Ema” tanyaku
“Kenapa Ky kok nanya gitu” katanya sambil tersenyum. nikmat banget pi terus terus pi… ooocchhh… nikmatnya”aku terus mengocoknya sampai beberapa menit kemudian.“Ooucchhh… piii.. Setelah Bagus dan istrinya mandi kami pun makan bersama kemudian ngobrol-ongobrol mengingat kenangan dulu nostalgia lah ceritanya




















