Kini tangan mereka berdua dirangkulkan di tengkukku, aku semakin panas karena lenganku merasa ada dua benda kenyal yang menghimpit tubuhku dari kiri dan kanan. yahh.. Bokep india Erni pun mulai menggosokkan telapak tangannya ke paha kiriku. “Ditutup saja Dik, dingin di sini..” kata Riyas, dan aku menutup pintu itu. yahh..” aku mulai menikmati jilatan Erni pada kepala penisku. “Auuhh.. sshh.. Dari tempatku terlihat Tuti dan Riyas saling menggesek-gesekkan vagina mereka. Kami bertiga mengikuti Mbak Riyas ke atas. Aku bertanya dengan nada menyelidik, “Mbak tinggal di sini ya?” “Iya, eh kalian di atas aja yuk supaya lebih santai, lagian baterai lampu sudah mau habis, ya..” katanya. “Sebentar ya Dik, saya ke atas dulu, ganti baju..” kata Riyas. Sedangkan saya masih di dalam warnet dan ingin ikut pulang, tapi saya tidak bisa karena di luar hujan masih deras dan saya hanya membawa motor.




















