srrtt.. Srrpp.. Bokep tobrut Tapi dia bahagia karena anaknya bisa mendapatkan kepuasan dari tubuhnya yang sebenarnya sudah tua. Tak puas dengan itu, ia meneruskan dengan jilatan keseluruh sudut selangkangan Ibunya.Sehingga kini kemaluan di hadapannya basah kuyup oleh air liurnya. Kata Bu Ambar meminta pengertian Rudi. Mulut liang peranakan Ibunya terasa sempit sekali, tapi karena adanya lendir yang sudah keluar tadi membuatnya agak licin. prrtt.. Posisi tidurnya tidak karuanTangannya telentang sementara kakinya mengangkang lebar seperti orang yang sedang melahirkan. Beberapa saat ia meraba-raba gundukan daging lunak hangat itu. Kakinya mengangkang lebar lagi pasrah menerima tusukan-tusukan kemaluan Rudi yang semakin cepat. Ia merasakan gundukan daging itu sangat empuk, hangat dan agak lembab.Sementara itu Bu Ambar masih tetap lelap dalam mimpinya dan tidak menyadari sedikitpun apa yang dilakukan anak yang sangat disayanginya terhadap dirinya. “Rud, ini ada oleh-oleh dari Bogor tadi siang untuk nemenin kamu belajar”. Tubuhnya ikut terguncang guncang ketika Rudi menghentak-hentakkan pinggulnya dengan keras dan cepat. Denyutan-denyutan di celah kemaluan Ibunya juga terasa




















