sshhh.. Tapi sepertinya dia tidak rela.“Tadi Mas Pri megang-megang tempekku, aku diemin. Bokep colmek tahan sedikit ya..” kataku.Lalu aku menarik pantatku dan menekannya secara perlahan-lahan. Pantas saja penjaga toko kok punya TV serta perabotannya lengkap dan bagus.Mungkin awalnya Mbak Nunung biasa dibawa ke penginapan tapi karena dianggapnya kontrakan sepi, maka Mbak Nunung memutuskan main di kontrakan. Terus Titin mau Mas juga keenakan. Tak lama kemudian dia selesai dengan PR-nya dan kuperiksa ternyata benar semua. Seperti biasa kami hanya berciuman bibir. Dia meringis. Padahal Mas Pri kan bukan apa-apaku.”“Lho.. Cukup lama kira-kira 20 menit, sampai terdengar erangan panjang dari kamar sebelah. rasanya penisku jadi tegang lagi setelah agak melunak.“Waahh.. aduuhh..”Aku tidak peduli. Kutahan, tarik sedikit, tekan lagi pelan-pelan, tarik lagi sedikit, tekan pelan-pelan. Tanganku mulai turun ke arah bongkahan pantatnya, kuremas-remas.Desahannya semakin keras saja. Makin cepat, secepat aku bisa. aku mau masak..!” sahutnya sambil berlari keluar.“Dia kenapa ya..?” batinku.Setelah itu aku bikin adonan kue, memotong-motong pisang, merebus ubi, lalu pergi mandi.




















