Aku sanggupi saja, setelah itu dia pulang.Esok paginya saat aku mencuci bajuku sendiri, aku benar2 jijik jangan2 semua baju dalamku sudah dipakai onani oleh Mardi. Bokep stw “tadi itu… yang pertama buat aku”. Baru setelah supir restoran mengeluarkan mobil dan menunggu di luar aku siap2 hendak berangkat. Terus terang jijik sekali aku melihatnya sehingga aku melangkah balik keluar rumah. Aku benar2 tidak bisa berkata apa2. Penisnya ditekannya dalam2. Aku tidak memberi perintah apapun padanya dan segera kembali ke kamar. Aku mengikuti keinginannya. Aku diajak men gila/selingkuh sama pejaka ting-ting???? Puas dengan menciumi aku, Mardi membuka kaos merahku dan memandang tubuhku yang setengah topless di depannya. Dan benar saja tak lama aku sepong2 penis itu sudah meledak2 ditenggorokanku. Sedangkan aku bertubuh tinggi (171 cm), agak hitam sedangkan lainnya sama. “Masukkin….”perintahnya. Entah karena Mardi yg ceroboh atau memang sengaja. Memang sejak dia menggantikan posisi pembantuku dia ikut aku pulang dan tidur di kamar pembantu. Saat aku pulang, rumah bersih semua piring dan gelas selesai




















