Buah dada keduanya menempeli lengan kiri dan kananku sementara kedua tanganku merayapi bongkah-bongkah pantat keduanya yang montok dan padat. Aku mempercepat gerakan pantatku. Bokep twitter Kho Ardy dilayani kami berempat khan enak.”
“Terima kasih Yen”, kataku setelah yakin. Kembali ke kantor aku tak dapat berkonsentrasi lagi. Kuletakkan kepala kemaluanku di atas bibir-bibirnya. Jadinya ketagihan”
“Ah, Mas Ardy aja ada”, kata Fenny mencubit lenganku.“Kita akan saling memuaskan”, kata Dewi. Sejenak aku berhenti dan membiarkan ia menikmatinya lalu mendadak aku menghentakkan pantatku keras ke depan. Babak baru pengalaman seksku akan bertambah lagi dengan hadirnya dua wanita ini. Bongkahan-bongkahan pantat keduanya yang montok dan padat itu kini menjadi sasaran remasan tanganku. Sebentar lagi pasti giliranku.” Rupanya ia mengobrol dengan Mei dan Yen lewat telepon.Rasa bangga menjalari kepalaku mendengar ucapan Dewi itu. Tanganku melingkari kedua pahanya lalu kuarahkan kemaluanku ke lubang kenikmatannya.Perlahan-lahan ujung kemaluanku yang melebar dan berwarna merah mengkilap itu menerobosi kemaluannya.




















