Aku masih diam menatap matanya. Bokepindo Kemudian tanganku malah menarik kepala Barlev lebih ketat agar lebih kuat menekan selangkanganku sedangkan pantatku selalu terangkat seolah menyambut wajah Barlev yang tenggelam dalam selangkangan.Puas mnyerang vaginaku, Barlev kemudian berdiri dihadapanku lalu mendekatkan tubuhnya ketubuh mulusku. Akhirnya aku klimaks lagi bersamaan dengan Barlev. Diremasnya denga lembut dadaku yang sebelah kanan. Lambat laun dia mulai mencuri pehatianku. Katanya penampilanku sangat menarik.Sehabis makan malam Barlev mengundangku ke apartemennya, katanya dia ingin menunjukkan sesuatu padaku. Tapi tidak semua pacar-pacarku pernah melakukan hubungan sex denganku, karena memang alasanku pacaran bukanlah sex. Aku dapat merasakan puting susuku mulai mengeras, runcing dan kaku.Aku sepeerti kesetanan melihat bagaimana batang penis lelaki itu keluar masuk ke dalam liang kemaluanku. Tapi Barlev malah terus-terusan menyodok-nyodok vaginaku. Aku mualai terbawa suasana. Direngkuhnya dadaku yang bergoyang itu. Tapi Barlev makin semangat memacuku dari belakang hingga orgasmeku makin panjang dan indah. Dengan kemeja putih yang ketat dan semi transparan,sehingga bra hitamku kelihatan membayang dibaliknya.




















