ZZ’s new morning show, Morning Wood, has a couple of horny co-anchors, Phoenix Marie and Danny D, who can’t control their sexual urges during the live broadcast. The producer of Morning Wood tries to keep the co-anchors focused, but Danny can’t keep his hands off Phoenix’s long legs and big, beautiful tits! Bokep hot When the weather woman sees what Phoenix and Danny are up to, things only heat up further! She watches and masturbates as Danny slides his big hard cock into blonde Phoenix’s tight ass hole. Phoenix bounces on Danny’s cock, screaming out for more, until Danny fills her perfect ass with his cum. Viewers beware! This is one morning show that is definitely not safe for work.
Kutarik daster tipisnya lalu kukocok-kocokkan pada batang kontolku yang sudah basah oleh cairan memek Marlena tadi. “Len….buka ya celana dalamnya….!” pintaku pelan, sambil membelai rambutnya yang terurai sebatas bahunya itu. “Nih lihat….cepetan mumpung nggak ada orang…!” ungkapku pada Marlena sambil kuelus-elus kontolku di depannya. “A..aku.. “Ah..udah dong…geli nih…” ungkap Marlena, saat tanganku mengusap-usap selangkangan dan memeknya. “Iiih…peluk gimana sih.., emang mau ngapain…, nggak mau ah…!” bantahnya.“Sebentar….aja….ya…Len..” kembali aku membujuknya, jangan sampai dia jadi takut padaku. Pelan-pelan kugesek-gesekkan batang kontolku itu di belahan memek Marlena. “A..aku.. Tak lama setelah itu perlahan kuangkat daster tipis Marlena yang menutupi bagian pantatnya itu, lalu dengan hati-hati kutempelkan batang kontolku diatas pantat Marlena yang tidak tertutupi oleh daster tipinya lagi. Malu tahu…!” ungkapnya pura-pura. Tapi untunglah Marlena tidak kaget atas tingkahku itu, cuma sedikit rasa ingin tahu saja yang terlihat dari sikapnya itu. “Iya Len…aku terangsang sekali…” ungkapku sambil mengelus-elus celanaku yang menyembul karena kontolku yang sudah tegang.





















