kami berciuman sambil berpelukan. uhh.. Bokep montok Pinggulnya naik turun, menikmati rojokanku. Akupun melepasakan kaos threesecond yang kukenakan, kulempar entah kemana.Reza yang sudah duduk di sofa mulai mengonani kejantananku,“Slurrp” masuklah kejantananku kemulutnya,di pegang pangkal batang kejantananku di kulumnya mulai dari lubang kencing lalu seluruh kejantananku.“Ooooh……, terus Zaaaaa,”“Heeeeeeeemph, iya begitu.”Mulai dari kepalanya hingga pangkalnya, perlahan hilang ditelan bibir Reza yang tipis manis. Aaaahhhh aku maluuu kaaaaakk” sambil mengelus pipiku.“Malu kenapa?” aku menggigit payudaranya yang tergantung di depan wajahku.“Ooooh………, Ooooh………, Kaaaaaaak”“Bukain sayaaang” Aku membungkuk setengah berdiriDengan cekatan Reza melucuti celana jeans yang aku kenakan, begitu juga dengan boxer terakhir pengaman kejantananku. h.. Ingin rasanya berkenalan tapi tak mungkin dalam kondisi seperti ini untuk berjabat tangan dan mulai perkenalan.Kupandangi lekat wajahnya, dia menoleh kearahku lalu melemparkan senyum manisnya, Aku membalasnya dengan tersenyum, lalu mengangkat tanganku, menempelkan ke arah telinga seperti orang menelfon, dia mengerti maksudku, dia membalas dengan bahasa bibir.




















