Kesepian, Ibu Tiri Yang Haus Kontol Dihajar Ganas Di Pantatnya

Aku mulai mengejang bagai tersambar petir dari jilatan lidah Fendi.Tanganku mulai menjabak rambut Fendi, tapi Fendi tidak marah dan sebaliknya ia malah mempercepat jilatan lidahnya.Sebelum sempat Fendi melakukan aksi berikutnya, aku segera bangkit dari kasur dan mengambil tas kecilnya yang berisi Kondom dalam keemasan.“Kalau mau yang kayak gini, yang mesra baik-baik dong. kulitnya juga putih bersih.Tetapi, sepertinya dia mempunyai libido sex yang tinggi, ngak jarang dia bermain wanita lain saat nafsunya sedang meninggi.Kosan Fendi bercampur pria dan wanita. Bokepindo oke…! Apa apaan nih!” katanku.Tapi Fendi tetap acuh aja dan terus menciumi leher bagian belakang milikku.“Auuuhhhh…!” desahku saat Fendi mulai meremas payudara milikku.Mungkin karena mendapati lawan mainnya yaitu aku yang tidak berontak, Maka Fendi semakin bersemangat.Ciuman Fendi mulai menggerayangi bagian belakang tubuhku, sementara tangannya terus saja mengorek-ngorek isi dalam bajuku.“Aaaiiiiiihhh…” desahku ketika tangannya berhasil masuk ke dalam bajuku.Dibukanya juga baju dan tali BHku dari belakang.“Wiiiiih besar juga ya susu kamu mbak” kata Fendi sambil tangannya memainkan pentil susuku dan memelintir-linting bagian putingnya.“Aaahh…

Kesepian, Ibu Tiri Yang Haus Kontol Dihajar Ganas Di Pantatnya

Related videos